Bologna Unggul Berkat Gol Bunuh Diri Parma

Pro7bet Bologna Unggul Berkat Gol Bunuh Diri ParmaPro7bet.net – Pertandingan yang berlangsung di Stadion Rensto Dall’Ara pada Selasa, 14 Mei 2019 berakhir dengan kemenangan Bologna atas Parma. Di pekan ke 36 ini, Bologna berhasil memboyong 4 gol pada Liga Italia 2018-2019, sedangkan Parma hanya mampu mencetak 1 gol saja.

Kemenangan tim tuan rumah serta merta membawa mereka merangkak ke peringkat 13 dengan perolehan 40 poin. Sedangkan Parma harus tertahan di peringkat 15 dengan total poin tercatat sebanyak 38 poin. Parma unggul tiga angka atas Empoli di peringkat 18 dengan perolehan 35 poin sekaligus menjadi batas akhir degradasi ke Serie B.

Kekalahan yang menimpa Parma tentu saja memperpanjang tren negatif dari Parma. Pasalnya Yervais Gervinho dan kawan-kawannya belum pernah meraih kemenangan dalam sembilan kali pertandingan secara beruntun usai menekuk Genoa pada 9 Maret lalu.

Namun meskipun begitu mereka tetap optimis dan akan berusaha lebih maksimal lagi. Pasalnya pekan depan mereka harus menjamu Fiorentina di Ennio Tardini, lalu dilanjutkan bertandang ke markas AS Roma di Olimpico pada 26 Mei mendatang. Pertandingan tersebut sekaligus sebagai penutup Serie A pada musim ini.

Babak Pertama

Wasit membunyikan peluit panjang yang menandakan pertandingan babak pertama dimulai. Baik Bologna maupun Parma saling menebar ancaman dan berusaha ketas untuk bisa menciptakan angka. Namun sayang, diantara keduanya belum ada yang berhasil untuk menjebol pertahanan dari lawannya.

Permainan terus bergulir tanpa ada satupun yang berhasil menembus pertahanan lawan. Hingga pada menit ke 33, sang gelandang Parma, Dimarco harus rela mendapatkan kartu kuning. Disusul oleh pemain Parma lainnya, Rigoni yang mendapatkan kartu kuning juga pada menit berikutnya.
Babak 1 diwarnai dengan saling serang dan memberikan banyak ancaman.

Namun hingga peluit panjang tanda waktu turun minum dibunyikan tidak ada satu tim pun yang mampu mencetak angka. Bologna dan Parma harus rela dengan kedudukan seri 0-0 untuk babak pertama ini.

Babak Kedua

Begitu babak kedua dimulai, Bologna semakin bersemangat dalam menunjukkan keahliannya. Terbukti pada menit ke 52, Bologna unggul berkat gol yang dicetak oleh salah satu gelandangnya, Orsolini. Sebelumnya gelandang Bologna yang lainnya, Soriano melakukan kesalahan di menit ke 48 sehingga mendapatkan kartu kuning.

Tidak berlangsung lama, di menit ke 58, salah satu penyerang Parma, Gervinho juga mendapatkan kartu kuning karena kesalahan yang dilakukannya. Kekalahan Parma semakin terlihat akibat gol bunuh diri yang dilakukan oleh Sepe, penjaga gawang Parma di menit ke 59. Bologna kembali unggul dengan kedudukan sementara 2-0 atas Parma.

Setelah insiden gol bunuh diri tersebut, Parma mengubah formasi pemain dengan melakukan pergantian pemain. Di menit ke 60 Gazzola keluar dari lapangan dan digantikan oleh Siligardi. Selanjutnya di menit ke 61, Inglese masuk untuk menggantikan Ceravolo.

Seakan belum cukup Parma kembali membuat namanya semakin buruk dengan perolehan kartu kuning pada salah satu pemainnya, Alves, pada menit ke 61. Tidak cukup dengan kartu kuning, wasit kemudian menjatuhkan vonis kartu merah kepada Alves di menit ke 62 karena melakukan kesalahan yang sangat fatal. Alves dikeluarkan dari lapangan setelah mendapatkan kartu merah.

Pertandingan terus bergulir dengan diwarnai pergantian pemain oleh kedua tim. Hingga pada menit ke 72, lewat umpan matang dari Orsolini, Soriano kembali membuat Bologna unggul dengan total skor 3-0 atas Parma. 10 menit berselang, Parma berhasil menyusul dengan mencetak satu angka berkat Inglese.

Kedudukan berubah menjadi 3-1 namun sayang tidak berlangsung lama. Karena di menit ke 84, Sierralta melakukan gol bunuh diri sehingga membuat Bologna memperoleh skor menjadi 4-1.

Babak Akhir

Babak kedua berakhir dengan skor 4-1 untuk Bologna dan Parma. Berdasarkan hasil ini Bologna berhasil naik ke posisi 13 sedangkan Parma tetap bertahan di posisi 15. Sepanjang permainan berlangsung, Bologna berhasil melakukan 18 kali tendangan dengan 10 kali mengarah ke gawang. Sedangkan Parma hanya 6 kali dengan 1 kali mengarah ke gawang lawan.

Bologna benar-benar bermain unggul terlihat dari penguasaan bola sebanyak 66 persen dengan total operan 518. Sedangkan Parma hanya mampu melakukan penguasaan bola sebesar 34 persen saja dengan total operan 273. Parma harus berusaha lebih keras lagi untuk pertandingan selanjutnya agar bisa membawa kemenangan atau setidaknya menambah poin pada perolehan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *