Tim Mu Di Periksa Dua Hari Sekali Akibat Corona

Tim Mu Di Periksa Dua Hari Sekali Akibat Corona

Tim Mu Di Periksa Dua Hari Sekali Akibat Corona

Tim Mu Di Periksa Dua Hari Sekali Akibat Corona – Sangat mewaspadai Corona sampai sampai tim MU harus
di Cek dua hari sekali kesehatan mereka di karenakan sedang marak corona. Pada hari Jumat 13 maret 2020,
Liga inggris di tunda hingga 3 april 2020. Tetapi ini masih ragu jika kompetisi kembali di mainkkan.

Sangat parah kasus corona pada tahun 2020 ini, sudah banyak orang harus meninggal dunia dikarenakan virus corona ini,
virus corona ini berasal dari negara china dan kini sudah mengungsi ke negara negara lain, sampai sampai pemain pemain
bola pun positif mengidap virus corona dan harus berakhir dengan meninggal dunia.

Akibat dari itulah pertandingan pun banyak yang di
tunda seperti liga inggris ini, bahkan Wakil Presiden
West Ham United Karren Brady siap untuk membuat
keputusan tidak populer. Ia mendorong operator Liga
Inggris untuk membatalkan kompetisi tahun ini,
sekaligus mengaggalkan ambisi Liverpool menjadi yang terbaik tahun ini.

Sangkin takut akibat virus ini, sampai sampai tim MU pun harus di cek 2 kali sehari untuk pencegahan virus corona ini menyerang tim MU,
Dengan demikian walaupun pertandingan di tunda, MU tetap berlatih seperti biasa di tengah virus corona ini yang sudah marak beredar.

Tim medis dari Mu memantau terus setiap menit ke menit nya. Bahkan di jeda babak pertama laga kontra LASK, tim dokter mengecek kondisi kami
” Pelatih MU yang mengungkap hal tersebut.. Dan sudah sejauh ini, sudah 1000 an lebih yang terkena kasus virus corona di inggris.
dari sekian banyaknya winger chelsea Callum Hudson dan Mikel harus menjadi korban tersebut.

Penelitian Terbaru

Riset terbaru mengungkapkan golongan darah yang rentan dan resisten terhadap virus corona (COVID-19). Para ahli di Cina, menemukan
bahwa orang dengan golongan darah A lebih rentan terhadap COVID-19. Sementara itu tipe O lebih resisten. Ini artinya orang dengan golongan
darah memiliki peluang tidak tertular lebih banyak dari yang lain.

Dilansir dari laman Express Rabu (18/3/2020) para ahli menemukan fakta tersebut setelah menganalisis pola darah lebih dari 2.000
pasien yang terinfeksi di Cina. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang memiliki darah tipe A menunjukkan tingkat infeksi yang
lebih tinggi dan mengembangkan gejala yang lebih parah. Mereka dengan tipe O cenderung mengalami gejala yang lebih ringan.

(DIBACA JUGA : BERITA BOLA TERUPDATE)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*